Aktualisasi pancasila
FIRKAH MEMUAT SATU ASA
Jangan asal berdalih negatif akan sebuah perbedaan dalam satu komunitas masyarakat saling memusuhi baik secara lahir atau batin, pasalnya suatu kondisi yang demikian malah merujuk pada diri sendri akan rasa yang sebenarnya dalam berperasaan berideologi. Demikian itu justru akan menimbulkan kekuatan pada satu pihak yang menguatkan dan memperkuat satu sama lain dalam komunitas itu sendiri.
Banyak Firkah misalnya ormas, aliran yang tersebar dimana-mana, seharusnya kita sadar akan perbedaan ini yang menguatkan menjadi satu dalam berbedaan “Bhinneka Tunggal Ika” itulah semboyan bersama, yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu. Maka sudah barang pasti perpecahan tidak menghalangi kita untuk satu jua, satu Indonesia.
Penulis meyakini setidaknya di daerah bagian kecil pasti ada pecahan/firkah kecil yang menjadi pembeda pada mayoritas masyarakat, meskipun tidak semua daerah tentunya. Dalam hal ini timbul akan aliran-aliran sepertihalnya Muhammadiyyah, Ahmadiyyah, LDII, hizbut tahrir, dan masih banyak lagi aliran lainya. Meyakini akan kebenaran golongannya, merasa paling benar, paling baik, sehingga kadang menyalahkan golongan lain, ini yang membuat perpecahan di daerah kita dan akan berdampak luas.
Agar tetap satu maka pertama jangan terlalu menyintai golongan sendiri tatkala ini adalah jalan kita menuju tuhan tapi jangan sampai mengotori, menyalahkan pihak lain jika tidak mau jalannya sesat sendiri, artinya cinta itu harus melihat secara luas dan tidak egois dengan pihak lain. Kedua menjaga keutuhan dalam satu harapan, maksutnya persatuan yang menjadi dasar akan kokohnya sosialistis (berpihak pada kepentingan masyarakat). Ketiga hak dan kewajiban sebagai masyarakat harus terpenuhi, disini disimpulkan bahwa semua orang mempunyai hak dan kewajiban sendiri dalam bermasyarakat oleh sebab itu sebagai makhluk sosial kita harus saling membantu, saling menolong, satu sama lain. Kita tahu apa sih yang membuat kita beda tapi tetap satu. Keempat sifat yang menjadi dasar yakni akan toleransi yaitu menghormati dan menghargai kelompok atau individu lainnya, dari ini tidak ada istilahnya diskriminasi walaupun banyak kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu masyarakat.
Sebenarnya aktualisasi dalam hal ini menambah akan persatuan dan kesatuan masyarakat di daerah kecil masing-masing, yang akan meluas kesemua sampai ke penjuru bangsa dan menjadikan satu secara utuh yang tidah bisa di pecahkan oleh pihak apapun. Secara Universal bisa diterima dalam satu ideologi bersama yaitu pancasila. Satu hakikat untuk melaksanakan lima kehendak, Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Persatuan. Inilah dasar akan semua yang melingkupi harapan masyarakat secara murni.
Comments
Post a Comment